Gabung yuk!!
Di Seminari Garum siswa siswinya diberikan tempat tinggal berupa asrama, disana mereka bisa bermain dan belajar serta berkomunikasi dengan temannya untuk menjalin relasi yang baik. selain itu kurikulum di seminari ini ialah menggunakan kurikulum 13

Kebijakan Asrama garum
Sekolah berasrama (Boarding School) yang menjadi model pembinaan Seminari Garum mengakibatkan tata tertib, jadwal rutin, dan aneka fungsi hidup berasrama yang dijalani oleh para Seminaris terhubung secara utuh dan langsung dengan dinamika persekolahan formal dalam satu sistem pembinaan. Lembaga pendidikan Seminari Garum adalah SMA Katolik Seminari Garum yang berada di bawah naungan yayasan Yohanes Gabriel dan memiliki status terakreditasi A.
Di sini, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum SMA dan Pasca SMA (Kelas IV dan KPA). Sedangkan, untuk pembaharuan ataupun perubahan kurikulum dapat disesuaikan dengan lingkungan Pendidikan Nasional dan Pendidikan Calon Imam, seiring dengan munculnya tantangan-tantangan baru dalam Gereja dan Masyarakat di tingkat lokal, nasional maupun global.
Di SMA Katolik Seminari Garum, para siswa mendapat tambahan bidang studi khusus, yaitu Bahasa Latin, Keseminarisan, Bahasa Jawa, dan Kitab Suci (Perjanjian Baru). Sedangkan untuk kelas IV dan KPA yang memakai kurikulum pasca SMA juga mendapatkan mata pelajaran khusus, seperti Kesekretariatan , Pastoral Dasar dan Lapangan, Liturgi, Logika, Humaniora, Katekese, Eksplorasi Pembelajaran, Dinamika Hidup Gereja, Homiletika, Community Building, Karya Tulis, Spiritualitas, Integrasi Kepribadian dan Kitab Suci (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru).
Selain itu, proses belajar mengajar, kegiatan ekstrakurikuler, dan hidup harian diselenggarakan secara otonom di kompleks Seminari ini, sehingga memudahkan bagi para seminaris untuk lebih terkonsentrasi dalam menghidupi panggilan serta nilai-nilai hidup yang diberikan oleh pihak Seminari. SMA Katolik Seminari Garum menyediakan dua jurusan, yaitu IPA dan IPS yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang berpotensi mendukung proses belajar mengajar, seperti Lab. Fisika, Lab. Kimia, Lab. Biologi, Lab Bahasa, Ruang Eksplorasi, Multimedia, Ruang Kesenian, Perpustakaan Modern, Widya Loka, Green House, Rumah Kompos, dan juga Poliklinik. Seminari Garum menerima siswa lulusan SMP dan SMA/SMK.
Untuk lulusan SMP, mereka langsung masuk ke jenjang SMA, yaitu kelas X. Sedangkan untuk lulusan SMA/SMK, mereka akan masuk ke dalam Kelas Persiapan Atas (KPA) dan dibina selama satu tahun untuk kemudian bisa melanjutkan di kelas IV. Di Seminari Garum terdapat empat tingkatan, untuk tingkatan I-III adalah setara SMA, namun untuk tingkat IV adalah masa pembinaan bagi Seminaris yang ingin melanjutkan ke jalan Imamat.
Masa ini biasanya digunakan untuk persiapan memilih Ordo atau Tarekat serta masa pelatihan untuk terjun langsung ke dalam kehidupan umat dengan kegiatan khasnya, yaitu berpastoral ke sekolah dan stasi yang dilakukan selama dua hari (Sabtu-Minggu).
Selain itu, yang menjadi perhatian dalam pembinaan di Seminari Garum adalah Hidup Panggilan, Kerasulan, Kepribadian, Intelektual, dan Kerohaniam . Kelima hal ini terangkum dalam 5 aspek pembinaan Seminari, sebagai penjabaran dari arah dasar pembinaan Seminari (Sanctitas, Sanitas, dan Scientia).
Di sini, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum SMA dan Pasca SMA (Kelas IV dan KPA). Sedangkan, untuk pembaharuan ataupun perubahan kurikulum dapat disesuaikan dengan lingkungan Pendidikan Nasional dan Pendidikan Calon Imam, seiring dengan munculnya tantangan-tantangan baru dalam Gereja dan Masyarakat di tingkat lokal, nasional maupun global.
Di SMA Katolik Seminari Garum, para siswa mendapat tambahan bidang studi khusus, yaitu Bahasa Latin, Keseminarisan, Bahasa Jawa, dan Kitab Suci (Perjanjian Baru). Sedangkan untuk kelas IV dan KPA yang memakai kurikulum pasca SMA juga mendapatkan mata pelajaran khusus, seperti Kesekretariatan , Pastoral Dasar dan Lapangan, Liturgi, Logika, Humaniora, Katekese, Eksplorasi Pembelajaran, Dinamika Hidup Gereja, Homiletika, Community Building, Karya Tulis, Spiritualitas, Integrasi Kepribadian dan Kitab Suci (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru).
Selain itu, proses belajar mengajar, kegiatan ekstrakurikuler, dan hidup harian diselenggarakan secara otonom di kompleks Seminari ini, sehingga memudahkan bagi para seminaris untuk lebih terkonsentrasi dalam menghidupi panggilan serta nilai-nilai hidup yang diberikan oleh pihak Seminari. SMA Katolik Seminari Garum menyediakan dua jurusan, yaitu IPA dan IPS yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang berpotensi mendukung proses belajar mengajar, seperti Lab. Fisika, Lab. Kimia, Lab. Biologi, Lab Bahasa, Ruang Eksplorasi, Multimedia, Ruang Kesenian, Perpustakaan Modern, Widya Loka, Green House, Rumah Kompos, dan juga Poliklinik. Seminari Garum menerima siswa lulusan SMP dan SMA/SMK.
Untuk lulusan SMP, mereka langsung masuk ke jenjang SMA, yaitu kelas X. Sedangkan untuk lulusan SMA/SMK, mereka akan masuk ke dalam Kelas Persiapan Atas (KPA) dan dibina selama satu tahun untuk kemudian bisa melanjutkan di kelas IV. Di Seminari Garum terdapat empat tingkatan, untuk tingkatan I-III adalah setara SMA, namun untuk tingkat IV adalah masa pembinaan bagi Seminaris yang ingin melanjutkan ke jalan Imamat.
Masa ini biasanya digunakan untuk persiapan memilih Ordo atau Tarekat serta masa pelatihan untuk terjun langsung ke dalam kehidupan umat dengan kegiatan khasnya, yaitu berpastoral ke sekolah dan stasi yang dilakukan selama dua hari (Sabtu-Minggu).
Selain itu, yang menjadi perhatian dalam pembinaan di Seminari Garum adalah Hidup Panggilan, Kerasulan, Kepribadian, Intelektual, dan Kerohaniam . Kelima hal ini terangkum dalam 5 aspek pembinaan Seminari, sebagai penjabaran dari arah dasar pembinaan Seminari (Sanctitas, Sanitas, dan Scientia).
Kurikulum yang digunakan untuk pembelajaran di seminari garum
Pendidikan di seminari garum mulai dari smp sampai sma adapun pembagian kurikulum yaitu kurikulum seminari untuk persiapan kelas pertama dan kelas atas dan kurikulum 2013 untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA).


